Kemenangan Perdana Putaran Ketiga

PSPS Pekanbaru Cukur Sriwijaya FC 6-0, Aji Santoso Soroti Mentalitas dan Disiplin Pemain

Pemain PSPS Pekanbaru saat selebrasi usai cetak gol dan pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso saat konferensi pers, Jum'at (3/4/2026)

Laporan:  Rizki Kurniawan 
Pekanbaru


       TIM PSPS Pekanbaru berhasil mencatatkan kemenangan spektakuler pada lanjutan putaran ketiga dengan mencukur Sriwijaya FC dengan skor telak 6-0. Laga lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship yang digelar di Stadion Patriot Chandrabaga, Jumat (3/4/2026) sore itu menjadi titik balik kebangkitan tim berjuluk Askar Bertuah setelah sebelumnya kesulitan meraih hasil maksimal.
PSPS Pekanbaru tampil agresif sejak menit awal dan langsung mengambil kendali permainan.

Gol pembuka dicetak Douglas Cruz pada menit ke-15, sebelum Alfin Tuasalamony menggandakan keunggulan pada menit ke-21. Tak berselang lama, Alfin kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa PSPS unggul tiga gol. Dominasi tim tamu di babak pertama ditutup dengan gol Antonio Gamaroni melalui titik penalti, menjadikan skor 4-0 hingga turun minum.


Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan dan penguasaan bola. Tim Sriwijaya FC bahkan sempat menekan dengan menumpuk pemain di area pertahanan PSPS. Namun solidnya lini belakang PSPS Pekanbaru membuat seluruh upaya tersebut gagal membuahkan hasil.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Sriwijaya FC justru kembali kebobolan melalui skema serangan balik cepat yang dilakukan pemain PSPS Pekanbaru. Berawal dari kesalahan lini belakang, Rendy Juliasyah mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan baik oleh Hary Nur Yulianto untuk mengubah skor menjadi 5-0.


PSPS Pekanbaru sebenarnya sempat menambah gol lewat Alfin Tuasalamony pada menit ke-67, namun dianulir wasit karena posisi sudah offside. Meski demikian, tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya Hary Nur Yulianto kembali mencetak gol keduanya di laga ini, sekaligus memastikan kemenangan telak 6-0 bagi PSPS Pekanbaru.

Di sisa waktu pertandingan, PSPS tetap tampil menyerang dan menciptakan sejumlah peluang melalui Asir Asiz dan Reyhan Firdaus, namun tidak ada tambahan gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Dalam konferensi pers usai laga, Pelatih PSPS Pekanbaru Aji Santoso mengaku bersyukur atas kemenangan besar yang diraih tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil ini tidak diraih dengan mudah, mengingat Sriwijaya FC bermain tanpa beban setelah dipastikan terdegradasi.

“Saya sudah mengingatkan pemain bahwa lawan yang bermain tanpa tekanan justru berbahaya. Karena itu saya tekankan agar tidak meremehkannya. Alhamdulillah pemain menjalankan instruksi dengan baik dan tetap fokus sepanjang pertandingan,” terang Aji Santoso.

Ia juga menyoroti disiplin dan mentalitas tim sebagai faktor utama keberhasilan. Menurutnya, para pemain mampu menjaga konsistensi permainan dari awal hingga akhir laga.

Sementara itu, pemain PSPS Pekanbaru Abdou Rafia menyebut kemenangan ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri tim.


“Ini kemenangan penting bagi kami. Semoga ke depan kami bisa terus memberikan yang terbaik dan menjaga tren positif ini,” ungkapnya.

Kemenangan 6-0 atas Sriwijaya FC ini menjadi kemenangan perdana PSPS Pekanbaru di putaran ketiga sekaligus sinyal kebangkitan tim dalam persaingan kompetisi. Dengan performa yang semakin solid, PSPS Pekanbaru diharapkan mampu menjaga konsistensi pada laga-laga berikutnya.***
 


Berita Lainnya...

Tulis Komentar